Cara Jualan Online dari pemula sampai sukses! (part 3)

Cara Jualan Online dari pemula sampai sukses! (part 3)

Tapi semua post-nya seperti ini… tidak ada yang berkomentar/like/share. lanjut pada part yang ketiga yaitu tentang kemungkinan kemungkinan yang akan bossku alami ketika mulai menggeluti bisnis online hehehe… yuk hanya di POKERTIAM

Mengapa bisa begitu?

Ada 3 kemungkinan penyebabnya:

Beli LIKE dari orang lain atau dengan iklan FB

Post-nya tidak ada yang menarik

Terlalu sering ngepost (optimalnya 2x sehari)

Cara Jualan Online dari pemula sampai sukses! (part 3)
Cara Jualan Online dari pemula sampai sukses! (part 3)

Jangan pernah beli like!

… meskipun menggunakan Facebook Advertisements yang resmi.

Cara Jualan Online dari pemula sampai sukses! (part 3)

Kalau anda punya banyak supporter, tapi tidak pernah ada yang berinteraksi dengan semua post anda… maka lambat laun semua post dari anda tidak akan pernah bisa muncul di News source orang lain.

Usahakan setiap post anda mendapatkan banyak like/share/komentar.

Ini yang bisa anda post:

Tren atau berita dalam industri yang terkait dengan bisnis anda

Foto yang menarik dengan kualitas yang baik

Kisah inspiratif atau individualized organization mutiara

Foto produk – tetapi harus tetap menarik

Perbandingannya 9:1, setelah 9 kali mengirim post yang menarik barulah anda boleh 1 kali mempromosikan produk.

Foto produknya play on words harus tetap berkualitas.

Seperti ini:

Post yang berkualitas di FB

(produk yang dijual keranjang tidur untuk outdoors)

2b. Instagram

Ini kenapa Instagram jadi populer untuk bisnis:

Di Facebook commitment rate tiap post hanya sekitar 0,05-1%, sementara di Instagram mencapai 4,21%. Artinya foto anda akan mendapatkan lebih banyak interaksi (berupa komentar/like).

Makanya di Indonesia (bahkan dunia) banyak bisnis yang aktif di Instagram.

Ini yang pertama kali anda lakukan di Instagram:

Buat akun (harus dari iOS/Android)

Lengkapi bio dengan kontak untuk dihubungi

Pasang connect site di profil

Tips tiap kali mengirim foto ke Instagram:

Foto harus indah (kalau tidak bisa menyediakan foto yang bagus, lebih baik jangan gunakan Instagram)

Gunakan 5-10 #hashtag yang relevan

Jumlah post yang ideal 1-2 kali sehari (bisa lebih kalau memang foto dari anda menarik)

Untuk foto produk sertakan juga deskripsi, harga, dan cara membeli

Jangan berkomentar spam ke foto orang lain yang tidak berkaitan

Mari kita lihat contoh yang salah dulu:

Instagram yang salah

Fotonya sama sekali tidak menarik untuk dilihat… ditambah lagi banyak foto yang diulang-ulang. Supporter anda akan kabur kalau seperti ini caranya.

Selanjutnya kita lihat contoh yang baik, dari BerryBenka. Dengan 50ribu supporter.

Instagram BerryBenka

Mereka menaruh trademark, kontak, dan connect site di profil. Foto yang di-post juga menarik untuk dilihat karena kualitasnya bagus.

Ini foto produknya:

Foto produk BerryBenka

Disertai penjelasan, hashtag, harga, dan cara membeli.

Karena fotonya bagus, maka adherent yang tidak ingin untuk membeli quip tidak akan unfollow.

2c. BBM (BlackBerry Courier)

Salah satu aplikasi talking terbesar di Indonesia yang sering disalahgunakan.

Meskipun banyak yang mengaku BBM bisa sebagai tempat berjualan, tapi sebagian besar orang yang berjualan di aplikasi ini gagal.

Malah mungkin tidak ada yang berhasil, dalam jangka panjang.

Itu karena BBM memang bukan tempat jualan… kita aktif di BBM bukan untuk mencari produk, melainkan untuk berkomunikasi.

Maka dari itu manfaatkan lah aplikasi ini untuk komunikasi saja.

Ini yang harus anda lakukan di BBM:

Buat akun

Gunakan nama, foto, dan individual message yang mewakili bisnis anda

Taruh Stick BBM di site dan online life

Jangan pernah kirim communicate message

Jangan gonta-ganti foto and individual message

Jangan welcome kontak sembarangan

Saran di atas bertentangan dengan artikel-artikel lain yang mungkin pernah anda baca sebelumnya.

Karena memang pada kenyataannya, tidak ada orang yang suka mendapatkan pesan communicate yang berisi penjualan. Meskipun dari penjual yang mereka include sendiri sebelumnya.

Begitu pula dengan refresh foto dan individual message.

Lama-kelamaan kontak anda pasti akan dihapus.

Solusinya bagaimana?

… tidak ada solusi.

Kalau anda tidak ingin bisnis anda dibenci oleh orang lain, jangan pernah gunakan BBM untuk berjualan.

Sebagai alternatif, coba gunakan LINE@.

Cara Jualan Online dari pemula sampai sukses! (part 2)

Cara Jualan Online dari pemula sampai sukses! (part 1)

pada kesempatan di part 2 ini.. lebih menjurus ke praktikal hehehehe, yuk simak penjelasannya di.. HAPPYBET188

Waktu kamu malah terbuang di penataan ini-itu.

Padahal bila jenis barang hanya sedikit, akhirnya situs akan tampak kosong. Solusinya: bikin 1 halaman guna 1 jenis barang. Jadi kamu membuat satu halaman penjualan setiap untuk tiap produk.

Di satu halaman ini mengandung judul, gambar/video, penjelasan, dan teknik membeli. Tapi kalau kamu punya puluhan produk, sistem ecommerce bakal jadi lebih mudah.1a.

Cara Jualan Online dari pemula sampai sukses! (part 1)
Cara Jualan Online dari pemula sampai sukses! (part 1)

Tanpa sistem toko online Sekali lagi, ini kalau kamu hanya memasarkan 1-5 jenis produk/jasa.

Halaman laksana ini saja telah cukup: matcha-full Meskipun tidak pernah menciptakan website sebelumnya, merangkai halaman laksana di atas melulu memakan waktu tidak cukup dari 10 menit. Pertama, baca petunjuk instalasi WordPress oleh Maxmanroe.

(< 5 menit) Pilih theme cocok selera. Atau langsung download dari website kamu (Dashboard > Appearance > Themes > Add New). (< 1 menit) Buat page baru (Dashboard > Pages > Add New) untuk setiap produk.

Sertakan seluruh informasi yang diperlukan produk itu di tiap halaman. Baca petunjuk copywriting guna landing page agar halaman penjualan kamu mampu unik minat pembeli.

Selesai…

Tapi homepage-nya masih kosong. Kalau kamu hanya memasarkan 1 produk,

pakai halaman tadi sebagai homepage.

Atau kamu bisa menciptakan 1 page eksklusif yang berisi susunan produk yang dijual, penjelasan mengenai bisnis/diri anda, dan sebagainya.

Untuk menata halaman mana yang jadi homepage:

Dashboard > Settings > Reading > Front page displays,

pilih Posts page.

Langkah di atas merupakan teknik paling simpel yang dapat dilakukan oleh mereka yang hendak mulai tanpa modal dan tanpa pengetahuan coding sedikitpun.

Punya modal ekstra?

Pertimbangkan memakai salah satu:

  • OptimizePress ($97/tahun)
  • LeadPages ($25/bulan)
  • Unbounce ($49/bulan)
  • Thrive Content Builder ($59)
  • Visual Composer ($33)

Tool dan plugin di atas bakal memudahkan kamu untuk menciptakan landing page dengan desain yang lebih indah, tanpa memahami urusan teknikal.1b. Dengan sistem ecommerce Ecommerce lebih gampang daripada teknik di atas apabila kamu punya puluhan produk, sebab sudah terintegrasi dengan sistem keranjang belanja, pembayaran, pengiriman, inventory, dan lain-lain. Ada tidak sedikit pilihan ecommerce-nya, ini yang sangat populer:

Market share toko online WooCommerce sendiri sebenarnya melulu sebuah plugin guna WordPress. Jadi kalau kamu sudah terbiasa memakai WordPress,

WooCommerce mungkin dapat jadi opsi terbaik. Ini seri panduan menyeluruh untuk menciptakan toko online dengan WooCommerce oleh Dapur Uang. Dari seri petunjuk ini saja kamu akan dapat membuat toko online dari 0 hingga jadi.

Yang sama sekali tidak hendak repot, dapat gunakan jasa penciptaan toko online atau pakai platform Shopify.

Langkah #2 – Membangun pondasi social media Sebagai penjual, tentunya anda harus mengundang pembeli agar datang…

untuk tersebut kita bakal masuk ke lokasi yang tidak sedikit orangnya,

social media. Tapi ingat:

Social media ialah sarana pemasaran dan komunikasi dengan kustomer,

BUKAN sebagai lokasi jualan utama anda. Undang mereka ke website kamu untuk membeli.

Perlu dikenang juga bahwa tidak seluruh produk/jasa bisa sukses dipasarkan dengan social media. Lihat pulang target pasar anda. Beberapa social media yang umum dipakai sebagai sarana pemasaran:

  •   Facebook
  • Instagram
  •   BBM
  • Twitter

Tidak mesti semua…

Justru lebih tidak banyak lebih baik, karena kamu bisa jadi lebih fokus.

Jadi pastikan dulu di awal, target pasar kamu sebagian besar aktif di mana. Lalu kamu juga bakal aktif di social media yang sama.

2a. Facebook Yang kesatu kali mesti kamu lakukan:

  • Buat page guna bisnis anda
  •  Gunakan potret dan cover yang bagus
  • Lengkapi semua pemaparan usaha
  • Sertakan link ke halaman website Jejaring sosial yang satu ini sepertinya mudah,
  • namun sebenarnya malah paling sulit.

Oleh karena tersebut jangan sembarangan.

Facebook punya filter spam yang spektakuler ketatnya…parahnya lagi kamu tidak bakal diberitahu kalau kamu sudah dicap sebagai tukang spam. Makanya tidak sedikit orang yang malah jadi buang-buang masa-masa di Facebook. Page ini punya lebih dari 27ribu like:

 

Cara Jualan Online dari pemula sampai sukses!

Cara Jualan Online dari pemula sampai sukses!

halo kawan sehat, pada kali ini anda akan membicarakan melenceng dari topik, namun masih agak nyambung kok hehehe.. INDOBETPOKER 

Cara Jualan Online dari pemula sampai sukses!
Cara Jualan Online dari pemula sampai sukses!

Cara Jualan Online dari pemula hingga sukses! Membayangkan berjualan online tersebut menarik sekaligus menyeramkan.

Di satu sisi kita menyaksikan ada kurang-lebih 90 juta pemakai internet di Indonesia, terdapat pasar besar di sini. Tapi di sisi lain,

sepertinya teknik mulainya rumit.

Berurusan dengan teknologi, yang ngerasa gaptek telah putus harapan sebelum mulai. Padahal sekiranya ada tahapan demi tahapan yang dapat diikuti laksana melipat origami masa-masa TK dulu…

pasti tidak sedikit penjual offline yang ikut online.

…Inilah panduannya.

Setelah membaca tulisan ini, kamu akan tahu apa saja yang bisa kamu lakukan ketika ini pun untuk mulai berjualan online.

Bahkan untuk yang baru kesatu kali mengakses internet.

Satu kekeliruan besar (yang masih saja dilakukan) Sebenarnya berjualan secara online kini ini paling mudah,

semenjak adanya marketplace (pasar online).

Contohnya laksana FJB Kaskus, OLX, Tokopedia.

Dalam 5 menit dari kini juga kamu sudah dapat mulai jualan dan menemukan pembeli. Enak kan? Atau di social media…

Facebook, Instagram, dan BBM. Bahkan sejumlah penjual benar-benar melulu mengandalkan marketplace atau social media guna berjualan, tanpa menciptakan website sendiri. Memang bisa…

Tapi ada kekurangan besar di baliknya.

Pertama, tempat-tempat berjualan tersebut bukan milik kamu sendiri. Ibaratnya kamu menumpang jualan di lokasi tinggal orang lain. Akibatnya sewaktu-waktu kamu bisa ditutup…

Di samping itu, kamu juga jadi tampak tidak terdapat bedanya dengan penjaja lain.

Ini tidak bagus guna jangka panjang, karena kamu tidak bakal dikenal. Kedua, susah berkembang. Saya sering menyaksikan orang yang 100% mengandalkan social media guna berjualan.

Bisnisnya stabil…

tidak kehabisan pembeli memang, namun dari dulu begitu-begitu saja. Solusinya? Gunakan keduanya.

Membesarkan situs sendiri perlu waktu, kamu bisa memanfaatkan marketplace dan social media untuk mengenalkan mereka ke website kamu sendiri.

Langkah

#0 – Belum tahu inginkan jualan apa? Ini persoalan terbesar dari orang yang hendak berbisnis. (Kalau kamu sudah tahu apa yang bakal dijual, lanjutkan ke tahapan #1) Silahkan baca salah satu tulisan ini:

30 kesempatan usaha online

Membuat produk digital sendiri Pilihan terbaik guna yang rela tidak banyak lebih repot sebenarnya menciptakan produk sendiri.

Produk digital tidak sulit diciptakan asalkan telah tahu apa kemampuan kamu yang dapat dijadikan produk.

Atau dapat juga memasarkan jasa. Opsi lainnya, menjadi reseller atau dropshipper.

Untuk menggali supplier-nya,

baca tulisan kesatu tadi. Yang jelas,

persoalan ini mesti kamu selesaikan sendiri…

karena andalah yang sangat tahu apa yang ingin kamu jual guna bisnis jangka panjang.

Langkah

#1 – Membangun pondasi situs penjualan Seperti yang sudah dilafalkan tadi, menumpang di “rumah” orang beda saja tidak cukup.

Dalam jangka pendek barangkali bisa…tapi tidak guna jangka panjang. Anda mesti punya situs sendiri.

Butuh biaya…

untuk hosting dan domain. Tapi ongkos ini tidak terdapat apa-apanya dikomparasikan pendapatan yang akan kamu peroleh dari penjualan. Kalau kamu benar-benar mulai tanpa modal, 0 Rupiah, tidak butuh langsung menciptakan website.

Jual produk/jasa kesatu kamu dulu baru pakai uangnya untuk membina website.

Harganya? Biaya hosting per bulan melulu sekitar Rp 20.000 – 30.000 dan harga domain selama Rp 100.000 masing-masing tahun (atau tidak cukup dari Rp 10.000 per bulan).

Dengan kata lain bila misalnya profit kamu 10ribu dari 1 produk, berarti terjual 2-4 sebulan pun sudah “balik modal”.

Bikin toko online atau jualan langsung? Bicara mengenai jualan online, biasanya sehubungan dengan toko online atau ecommerce.

Padahal mungkin kamu tidak perlu toko online. Sebagian besar orang seringkali hanya memasarkan 1-5 produk secara online.

Kalau kamu juga laksana ini, tidak boleh membuat toko online yang punya bermacam-macam fitur. Justru repot…   sekian dulu untuk penjelasan singkatnya pada kesempatan kali ini, kita akan lanjut next kepenjelasan ke part 2 yah bossku hehehehe